Salt Baked Chicken, A Hakka Favorite (盐焗鸡)
Ayam Panggang Garam adalah hidangan khas Hakka (客家), dan ini adalah versi asli dan autentik dengan rasa terbaik dari resep Ayam Panggang Garam Hakka yang terkenal.
Foto: The Woks of Life — Judy
Ingredients
- Seekor ayam utuh ((sekitar 3 pon, 1,35 kg))
- 2 tablespoons Anggur Shaoxing
- 1½ tablespoons sand ginger powder
- ½ teaspoon ground white pepper
- 2 teaspoons coarse sea salt ((plus 3 pounds; yes, you read that right))
- 4 slices jahe
- 1 tablespoon minyak
Steps
-
Bilas ayam dengan air dingin yang mengalir. Buang sisa air dan tepuk-tepuk ayam hingga kering dengan tisu atau kain bersih.
-
Oleskan anggur Shaoxing ke seluruh ayam, termasuk rongganya. Selanjutnya, campurkan bubuk jahe pasir, lada putih bubuk, dan 2 sendok teh garam. Oleskan adonan tersebut ke seluruh bagian ayam, termasuk bagian rongganya.
-
Sekarang letakkan ayam di rak kawat, dan letakkan di atas nampan untuk menampung tetesan apa pun. Sebaiknya ayam didudukkan dalam posisi tegak agar cairan di rongganya bisa menetes. Anda bisa menggunakan gelas minum untuk menopangnya. Biarkan ayam terbuka dan biarkan meresap semalaman di lemari es. Tujuannya untuk mengeringkan kulit ayam.
-
Keesokan harinya, keluarkan ayam dari lemari es minimal satu hingga dua jam sebelum dimasak, agar ayam bisa mencapai suhu ruangan. Masukkan irisan jahe ke dalam rongganya dan olesi kulit ayam dengan minyak. Selanjutnya ikat stik drum dengan benang dapur. Terakhir bungkus ayam dengan kertas roti ukuran besar, lalu bungkus kembali dengan kertas roti kedua yang bukaannya ada di sisi dada. Sisihkan ayamnya.
-
Sekarang “tumis” sisa garam dalam wajan kering bersih selama kurang lebih 15 menit, gunakan api sedang hingga garam berubah warna menjadi coklat muda. Garam menjadi sangat panas, jadi berhati-hatilah agar tidak gosong atau diaduk terlalu keras. Selanjutnya, isi wajan atau Dutch oven dengan garam panas sekitar ½ inci yang tersebar merata di bagian bawah. Posisikan ayam dengan bagian dada menghadap ke atas di tengah panci. Selanjutnya, tambahkan sisa garam panas ke ayam untuk memastikan ayam tertutup seluruhnya. Tutupi wadah pilihan Anda dengan tutupnya, dan masak dengan api sedang selama 35 menit. Kemudian matikan api, dan diamkan di atas kompor, tutup, selama 30 hingga 40 menit hingga garam terasa hangat saat disentuh.
-
Setelah garam terasa hangat saat disentuh, gunakan sendok kayu atau spatula untuk mengangkat ayam dari garam dengan hati-hati. Berhati-hatilah--ayam masih sangat panas meski didiamkan dengan api mati selama 30-40 menit. Buka bungkus kertas perkamen dengan hati-hati, dan biarkan agak dingin hingga tidak terlalu panas untuk dipegang.
-
Sedangkan untuk cara penyajian ayamnya, masakan ini biasanya disajikan dengan dagingnya dibuang tulangnya dan dipisahkan. Anda tidak harus mengikuti langkah-langkah ini, tetapi pengunjung Anda (dalam kasus kami, Sarah) akan menghargai usaha Anda! Ditambah lagi, tulang dan bangkai ayamnya memang menghasilkan kuah kaldu yang enak. Saat Anda mengeluarkan daging dari ayam, akan ada banyak jus--bantulah diri Anda dan pengunjung Anda dengan menuangkan jus ke atas ayam setelah disajikan! Untuk sentuhan akhir, taburi dengan daun bawang cincang.
Nutrition Facts (per serving)
Macronutrients
*DV = Daily Value based on a 2,000 calorie diet
💰 Cost Estimate
📋 Price Breakdown (57% ingredients detected)
| Ingredient | Amount | Unit Price | Subtotal |
|---|---|---|---|
| Seekor ayam utuh | 1.35 kg | Rp 35.000/kg | Rp 47.250 |
| Anggur Shaoxing | 2 tablespoons | - | - |
| sand ginger powder | 1.5 tablespoons | Rp 8.000/100g | Rp 12.000 |
| ground white pepper | 0.5 teaspoon | - | - |
| coarse sea salt | 2 teaspoons | - | - |
| jahe | 4 slices | Rp 30.000/kg | Rp 12.000 |
| minyak | 1 tablespoon | Rp 25.000/150ml | Rp 2.717 |
*Estimated market prices, may vary by region


















Loading comments...