Old-Style Shanghai Bread
Roti Shanghai Gaya Lama mirip dengan Roti Susu Asia kami, tetapi dapat dibuat tanpa produk susu (untuk semua pembaca kami yang tidak toleran laktosa)! Resep ini memang membutuhkan ¼ cangkir susu bubuk kering, tapi Anda cukup menggantinya dengan susu bubuk non-susu agar bebas susu. Dan karena ini cara lama
Foto: The Woks of Life — Judy
Ingredients
- 200 g all-purpose flour ((about 1 ½ cups))
- 3 g active dry yeast ((1 teaspoon))
- 12 g sugar ((1 tablespoon))
- 160 ml water ((about ⅔ cup))
- 200 g all-purpose flour ((about 1 ½ cups))
- 5 g salt ((1 teaspoon))
- 50 g sugar ((about ¼ cup))
- 20 g dry milk powder or non-dairy milk powder ((about 3 tablespoons))
- 1 large egg
- 45 ml minyak sayur ((sekitar 3 sendok makan, ditambah lagi untuk melumasi wajan))
- 15 ml water ((about 1 tablespoon, only as needed))
- 4 g sugar ((1 teaspoon))
- 10 ml water ((2 teaspoons))
Steps
-
Dalam wadah pencampur, aduk 200g (1 ½ cangkir) tepung serbaguna, 3g (1 sendok teh) ragi kering aktif, dan 12g (1 sendok makan) gula. Masukkan 160ml (⅔ gelas) air dengan spatula karet untuk membuat adonan starter basah. Aduk rata dan kerok adonan, lalu tutup dengan piring, dan buktikan pada suhu ruangan (sekitar 70 derajat F/21 derajat C) selama 2 hingga 3 jam, hingga adonan basah mengembang dengan gelembung udara (lihat gambar saya untuk perbandingan).
-
Setelah 2-3 jam berlalu, masukkan kembali adonan basah yang sudah kedap ke dalam mixer. Tambahkan 200g (sekitar 1 1/2 cangkir) tepung serbaguna, 5g (1 sendok teh) garam, 50g (1/4 cangkir) gula, dan 20 g (3 sendok makan) susu bubuk kering. Nyalakan mixer dengan api kecil, lalu tambahkan 1 butir telur besar dan 45 ml (3 sendok makan) minyak sayur. Adonan harus basah, tetapi tetap mempertahankan bentuknya. Hanya jika adonan kurang basah, tambahkan 1 sendok makan air sebanyak 1 sendok teh sekaligus, seperlunya saja. Anda mungkin membutuhkan lebih banyak atau lebih sedikit air tergantung pada kelembapan di dapur Anda.
-
Setelah adonan kalis, kikis adonan dari sisi wadah pencampur dan pengait adonan, hingga berbentuk bola dengan spatula karet. Tutup wadah pencampur dengan piring, dan diamkan di dalam microwave atau oven (pintu tertutup) dengan segelas besar air matang selama satu jam, hingga ukurannya dua kali lipat. (Perhatikan bahwa microwave atau oven harus dimatikan –– ini hanya menyediakan lingkungan tertutup) Saat adonan sedang diperiksa, olesi loyang roti (9" x 5") dengan minyak sayur.
-
Selanjutnya, pindahkan adonan ke permukaan yang bersih dan diberi sedikit tepung. Saya membagi adonan menjadi 3 bagian yang sama besar dan menggulungnya menjadi 3 roti mini yang disusun dalam loyang roti yang sudah diolesi minyak. Diamkan untuk terakhir kalinya di dalam microwave atau oven Anda (pintu tertutup) dengan segelas besar air matang selama satu jam hingga ukurannya menjadi dua kali lipat. (Sekali lagi, microwave atau oven harus dimatikan.)
-
Saat adonan hampir matang, panaskan oven Anda dengan suhu 375 derajat F/190 derajat C. Panggang roti di tengah oven selama 28 - 33 menit hingga bagian atasnya berwarna cokelat keemasan. Saat roti dipanggang, siapkan sirup gula dengan mencampurkan 4 gram (1 sendok teh) gula pasir dengan 10 ml (2 sendok teh) air hingga gula larut sepenuhnya. Setelah selesai dipanggang, olesi roti dengan sirup gula selagi masih panas untuk mendapatkan warna nasi keemasan yang sempurna. Biarkan roti mendingin selama 5 menit sebelum mengeluarkannya dari loyang ke rak pendingin.
-
Untuk penyimpanan, simpan roti di dalam kantong zip-lock, dan roti akan tetap segar selama beberapa hari di konter. Namun di musim panas, lebih baik membiarkannya di lemari es.
Nutrition Facts (per serving)
Macronutrients
*DV = Daily Value based on a 2,000 calorie diet
💰 Cost Estimate
📋 Price Breakdown (15% ingredients detected)
| Ingredient | Amount | Unit Price | Subtotal |
|---|---|---|---|
| all-purpose flour | 200 g | - | - |
| active dry yeast | 3 g | - | - |
| sugar | 12 g | - | - |
| water | 160 ml | - | - |
| all-purpose flour | 200 g | - | - |
| salt | 5 g | - | - |
| sugar | 50 g | - | - |
| dry milk powder or non-dairy milk powder | 20 g | Rp 8.000/100g | Rp 1.600 |
| large egg | 1 | - | - |
| minyak sayur | 45 ml | Rp 18.000/liter | Rp 880 |
| water | 15 ml | - | - |
| sugar | 4 g | - | - |
| water | 10 ml | - | - |
*Estimated market prices, may vary by region


















Loading comments...