Wedang Ronde Kuah Jahe Isi Kacang
Di Indo katanya lagi musim hujan yaa sampai pada banjir. Di Jepang kebetulan lagi winter, pas banget relate buat menu yang mengahangatkan badan, nah kalo lagi gini cocoknya emang makan wedang ronde. Biasanya sih popoh ku buat ronde tiap tahun di tanggal 22 Desember buat sembhayang onde, tradisi Chinese namanya Dongzhi (festival musim dingin), tapi kebawa sampai Indonesia yang negara tropis, gak ada winter, tapi adanya musim hujan π Fun fact, katanya kalau makan onde jumlah ganjil bisa bawa keberuntungan, kalau ini gak tau sih valid atau gak, cuma keyakinan orang chinese aja. Dalam konsep Yin dan Yang, ganjil melambangkan Yang --> positif, hidup berkembang, tidak terputus. Karena itu jadi dianggap bawa keberuntungan. Kalau makan genap sih bukan jd sial, tapi ganjil itu cuma simbol aja sih π Malah katanya kalau lagi nikah, makan onde genap, karena simbol pasangan (couple). Resep recook @devinahermawan (aku buat kuah dan estrak jahe cuma 1/3 resep dari resep dibawah ini, jadi keliatan dikit ya, karena cuma makan berdua sama suami, kalau ronde dan isian aku buat seresep dibawah karena sisanya bisa ku frozen) #MakananHangat #GAS2025 #CookpadCommunity_Tangerang #CocomtangPost_Hangat25

Ingredients
- 350 g r tepung ketan
- 40 g r tepung tapioka
- 1/2 sdt garam
- 320 ml air panas
- 2 -3 tetes pewarna hijau / pasta pandan
- 2 -3 tetes pewarna pink
- 100 g r kacang mede
- 3 sdm gula pasir
- 1/4 sdt garam
- 40 g r selai kacang
- 2,5 liter air
- 300 g r gula (pasir / gula merah)
- 170 g r jahe utuh, iris
- 6 lembar daun pandan
- 1 batang serai
- 250 ml air
- 60 g r jahe
- Secukupnya tepung tapioka
Steps
Siapkan ekstrak jahe: masukkan potongan jahe dan air kedalam blender, haluskan.
Saring kedalam panci, masak sampai mendidih. Matikan api, sisihkan.
Untuk kuah wedang: campur semua bahan, masak sampai mendidih, setelah mendidih, masak dengan api kecil selama 20 menit. Matikan api.
Kuah wedang yang sudah masak, saring, lalu tambahkan esktrak jahe tadi, aduk rata. Sisihkan.
Untuk isian kacang: campur semua bahan kedalam chopper, haluskan. Bentuk bulat sesuai selera. Sisihkan.
Untuk mochi onde: campur semua bahan (kecuali pewarna). Aduk rata. Uleni sampai terbentuk adonan padat seperti clay lembut (normal kalau agak lengket sedikit tapi masih bisa dibentuk). Kalau agak lengket, bisa pakai bantuan tangan yang dibalur dengan tepung tapioka.
Bagi 3 sama rata adonannya, adonan 1 tetap warna putih, satu beri pewarna hijau, satu beri pewarna pink.
Bentuk bulat onde, ukuran sesuai selera, ada yang kosongan ada yang diisi kacang. Yang sudah dibentuk bulat letakkan di loyang / wadah yang sudah di taburi tepung tapioka. Nanti tinggal di goyangkan aja wadahnya biar semua bulatan terbalur tepung tapioka.
Rebus porsi mochi onde yang ingin disajikan atau dimakan saat itu juga, aku sih gak semua, sisanya bisa dibekukan. Nanti kalau mau makan lagi, bisa direbus dadakan (tanpa perlu dithawing). Yang sudah matang tandanya mengambang keatas, bisa diangkat serok tiriskan.
Onde yang sudah matang, sajikan di wadah mangkok saji, dan siram dengan kuah wedang. Kuah wedang bisa dipanaskan lagi jika sudah tidak panas.
Yumm kenyal enak, kuahnya jahe segar. Bener bener hangat dimusim dingin.
Loading comments...