Wedang Asle Khas Solo
Posbar minggu ini temanya hidangan khas kota Batik — antara Pekalongan, Solo, Jogja atau Jepara — tapi terus mikir, “Duh, cocok nggak ya di lidah Minang-ku yang rewel ini?” 😅 Akhirnya aku mutusin buat recook aja salah satu dessert tradisional yang kelihatannya aman dan menggoda: Wedang Asle khas Solo. Resepnya aku contek dari mba @ella_elloet , Ternyata, rasanya lembut banget, manisnya pas, santannya gurih,pokoknya klop di lidah! Siapa sangka, hasil recook iseng malah jadi comfort dessert versi aku 💕 #CookpadCommunity_Sumbar #Sumandan25_HidanganKotaBatik #HidanganKotaBatik #GAS2025

Ingredients
- 250 g Beras ketan
- 65 ml Santan instan
- 70 ml Air
- 2 lembar Daun pandan
- 1/2 sachet Agar-agar bubuk
- 50 g Gula pasir
- 300 ml Air
- 1/2 lembar Daun pandan
- 10 tetes Pewarna merah
- 65 ml Santan instan
- 100 ml Air
- 1/2 lembar Daun pandan
- sejumput Garam
- 2 sdm Gula pasir
- 4 lembar Roti tawar
Steps
Kukus beras ketan bersama daun pandan hingga setengah matang. Angkat, campur dengan santan dan air, lalu kukus kembali hingga matang.
Campur agar-agar, gula, air, daun pandan, dan pewarna merah. Masak hingga mendidih, tuang ke cetakan, biarkan mengeras lalu potong dadu.
Rebus santan, air, daun pandan, dan garam untuk kuah. Aduk terus hingga mendidih agar santan tidak pecah.
Potong roti tawar kotak-kotak.
Masukkan gula pasir ke dasar mangkuk. Tambahkan ketan, agar-agar, dan roti tawar di atasnya. Siram dengan kuah santan.
Loading comments...