Sourdough Country Bread/Rustic Bread
Stok roti mingguan 🤩 Masih semangat belajar buat country bread atau rustic bread nih ceritanya, tapi sekarang buat rotinya seminggu sekali aja 🤭karena kalau mau buat roti perlu perjalanan panjang (aku udah lama gak beli ragi instan btw, terakhir ngabisin stok tinggal dikit itupun raginya yang udah dibeli dari awal tahun👏🏻) Yaa meskipun hasilnya masih belum sesuai ekspektasi dan bentuknya agak flat yaa (apakah aku over profing? Tapi tadi sebelum oven aku tes sentuh balik pelan tanda siap baking belum over profing 😭apa aku kebanyakan air? 😭) Tapi gakpapa, mari tetap kita posting haha sebagai bentuk apresiasi untuk semangat belajar diri ini yakan wkwk 💃🏻 karena belajar membuat sourdough itu sungguh luar biasa prosesnya, setiap prosesnya adalah waktu belajar💃🏻 Tapi perlu aku disclaimer juga, aku buatnya pakai oven tangkring hihii (beberapa kali buat juga hasilnya belum konsisten), semoga menjadi doa biar bisa punya oven yang lebih mumpuni untuk mendukung semangat belajar sourdough ini yaa 😍🙏🏻 Em atau mungkin karena aku proses di awal ada perubahan yaa? 🤔 Biasanya aku pakai autolisis (starter dan garam masuk setelah tepung dan air diautolisis), kali ini aku cobain fermentolisis (tepung, air dan starter di-mix dari awal lalu garam masuk terakhir), ahh yuk yuk kita evaluasi lagi biar hasilnya semakin baik 🤩💪🏻 #CookpadCommunity_Yogyakarta #SelaluIstimewa #Kopijos #Kopijos_April2026 #itha_sourdough #sourdough

Ingredients
- 200 gram terigu protein tinggi
- 150 gram air putih suhu ruang
- 40 gram starter sourdough (100% hydrasi)
- 4 gram garam halus
Steps
Dalam wadah campur air putih suhu ruang, starter sourdough dan tepung terigu protein tinggi, aduk dengan spatula sampai tercampur rata (tidak ada tepung kering yang tersisa), resting (fermentolisis) selama 30 menit
Masukkan garam, aduk sampai rata, resting 20 menit
Lakukan stretch and fold, resting 30 menit
Lakukan coil fold 3x repetisi, interval 30 menit. Foto setelah coil fold ke 1
Foto setelah coil fold ke 2
Foto setelah coil fold ke 3
Coil fold ke 4, resting 45 menit. Foto setelah coil fold ke 4
Pre-Shaping. Tuang adonan ke atas meja kerja, dengan cara membalik mangkok berisi adonan dan biarkan adonan turun dengan sendirinya. Rentangkan adonan dengan tangan sampai membentuk persegi
Kemudian lipat dan gulung, resting 20 menit
Final shaping. Bentuk adonan, lipat dan gulung sesuaikan dengan ukuran banneton/mangkuk yang dipakai
Masukkan ke dalam banneton atau mangkok yang sudah diberi taburan tepung beras tipis2, bagian lipatan berada di atas. Rapatkan kembali bagian lipatan
Taburin bagian atas adonan dengan tepung beras, tutup kembali, masukkan ke dalam kulkas untuk cold retard selama 12-18 jam (aku 13 jam)
Keesokan harinya, panaskan oven sekaligus loyang dan panci enamel/dutch oven/iron cast di dalamnya, panaskan selama ± 15-20 menit, suhu 230-250° C menyesuaikan oven masing2 (aku pakai oven tangkring)
Keluarkan adonan dari kulkas, balikkan banneton/mangkok ke atas baking paper, taburi permukaan adonan dengan tepung beras, kemudian scoring permukaan adonan sesuai selera
Keluarkan loyang dan panci dari oven, taruh adonan diatas loyang, (opsional) beri es batu di bawah baking paper (ukuran kecil sebanyak 4 buah) di setiap sudut. Tutup panci. Panggang dalam oven suhu 230-250° C selama 25 menit dengan panci tertutup (aku oven tangkring)
Keluarkan loyang dari oven, buka pancinya, lanjutkan proses panggang sampai matang dalam oven suhu 220°C selama 15-20 menit menyesuaikan oven masing2 (aku oven tangkring 20 menit)
Angkat dan dinginkan roti di cooling rack minimal 2 jam sebelum dipotong
Setelah dingin, potong sesuai selera dan siap disajikan dengan pelengkap sesuai selera
Loading comments...