Soto Lamongan
Di dapur saya, semangkuk Soto Lamongan selalu punya cerita sendiri. Terinspirasi dari hangatnya masakan khas Jawa Timur, saya menghadirkan kuah kuning gurih dari perpaduan kunyit, bawang, dan rempah pilihan. Aroma ayam kampung yang direbus perlahan berpadu dengan taburan koya yang khas. Setiap suapan terasa lezat dan menghangatkan, seolah membawa pulang kenangan tentang rumah dan keluarga. Soto Lamongan, cara istimewa saya berbagi rasa cinta lewat masakan. π
Ingredients
- 10 siung Bawang putih
- 10 siung Bawang putih, goreng (jangan sampai gosong)
- 10 buah Kerupuk udang, goreng
- 4 batang Sereh, memarkan
- 10 lembar Daun jeruk
- 4 lembar Daun salam
- secukupnya Gula pasir
- secukupnya Garam
- 2 sdt Ketumbar
- 1 sdt Jinten
- 1 kg Ayam kampung
- 10 siung Bawang merah
- 6 butir Kemiri, sangrai
- 5 butir Telur rebus
- secukupnya Soun
- secukupnya Seledri, iris tipis
- secukupnya Daun bawang, iris tipis
- secukupnya Kol, iris tipis
- 3 liter Air
Steps
Rebus ayam kampung dengan air, sereh, daun salam, dan daun jeruk hingga empuk.
Sangrai kemiri, lalu haluskan bersama bumbu halus lainnya.
Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan ke kuah ayam, tambahkan garam dan gula.
Angkat ayam, suwir-suwir. Bisa digoreng sebentar lalu disuwir.
Rebus soun 2 menit, tiriskan.
Sajikan soto dengan soun, kol, telur rebus, suwiran ayam, taburi koya, dan kerupuk udang.
Loading comments...