
Ingredients
- 1 kilo daging ayam telur
- 5 lembar daun jeruk
- 3 lembar daun salam
- 2 ruas serai, geprak
- 1 batang bawang prei, potong-potong
- 1/2 sdt bawang putih goreng halus
- 1 sdm kaldu ayam bubuk
- 1/2 sdt vetsin
- 1/2 sdt gula pasir
- Secukupnya garam
- 12 siung bawang merah
- 8 siung bawang putih
- 1 batang daun prei
- 4 butir kemiri, sangrai
- 1/2 jempol jahe putih
- 2 ruas jempol kunyit bakar
- 1 ruas jempol lengkuas muda, iris tipis2 dulu
- 1 ruas batang serai, ambil bagian dalamnya saja yang masih sangat muda
- 1 sdm biji merica, sangrai
- 1/2 sdm biji ketumbar, sangrai
- 1 bungkus mie soun, rendam dengan air sampai lunak, tiriskan
- Telur rebus, iris agak tipis
- Kol, iris tipis-tipis
- Irisan tomat (optional)
- Daun seledri, iris-iris
- Bawang goreng
- Bubuk Koya jika ada
- Jeruk nipis
- Kecap manis
- Sambal
Steps
Bersihkan daging ayam. Beri air perasan jeruk nipis dan biarkan kurang lebih 15 menit. Bilas ayam, tiriskan.
Gunakan wajan + api agak kecil, tumis bumbu halus hingga layu dan wangi (proses ini agak lama ya, tumis bumbu hingga benar-benar matang agak bumbu tidak langu dan makin sedap)
Didihkan air secukupnya. Masukkan daging ayam. Gunakan metode 5:30:7 agar daging ayam lebih cepat lunak.
Jika daging sudah lunak. Nyalakan api kompor kembali. Masukkan bumbu halus, aduk rata. Masukkan : Daun jeruk, daun salam, serai + irisan batang daun prei. Masukkan bawang putih goreng, kaldu ayam bubuk, vetsin, gula pasir dan garam secukupnya. Koreksi rasanya. Matikan api. Sajikan bersama bahan pelengkap π₯°
Maaf belum sempat kepoto cantik hasil akhirnya ππππ€ karna udah gak sabar pengen nyobain, jadinya kepoto pas udah masuk mulut duluan ππ
Loading comments...