Anabolic Meat Lovers Personal Pizza|High Protein, Low Calorie, Sugar Free
Pizza ini dibuat dengan eksperimen pakai adonan roti anabolic saya yang biasanya. Hasilnya ternyata tetap enak dan bisa jadi pizza crust yang benar-benar terasa roti. Jadi tetap bisa makan pizza yang tetap sehat saat diet dan kebutuhan protein terpenuhi. Adonan dough ini menjadi kunci yang membuat pizza protein nya tinggi dan rasanya tetap seperti base roti. Seloyang pizza ini bisa dihabiskan sendirian tanpa rasa bersalah. Karena semua bahan-bahannya terkontrol dan kalorinya juga sudah di hitung. Jadi makan pizza bisa puas tanpa harus menunggu cheat day. Tentu saja saus tomatnya pakai yang bikin sendiri. Jadinya bebas gula dan minyak. 1 loyang pizza ini bisa jadi ukuran 24cm dengan kandungan 520 kalori dan 85.17 gram protein. Sangat rendah kalori untuk ukuran pizza besar dan membuat kenyang. Selamat mencoba.. #Healthyfood #Dietsehat #CookpadCommunity_ID #CookpadIndonesia #LowSugar #MenuDiet #CeritanyaLagiDiet #MerahPutih #GAS2025

Ingredients
- 190 gram Vital Wheat Gluten
- 40 gram oat fiber
- 70 gram flaxseed
- 60 gram Erythritol
- 1/2 sdt Xanthan gum
- 2 sdt italian herbs
- 1 sdt garam
- 240 ml air putih
- 120 gram putih telur (atau 2 butir telur utuh)
- 8 gram ragi
- 1 sdt gula pasir
- 30 gram yogurt
- 100 gram Low Calorie Marinara Sauce
- 100 gram dada ayam giling
- 1 buah sosis Probites Kimbo
- 40 gram Artisan Mozzarella
Steps
Pizza ini kulitnya tidak setebal yang di jual di restoran. Jadinya seperti thin crust pizza yang pinggirannya garing. Tapi rotinya dapat menyerap saus dan rasanya udah enak banget ketimbang pizza diet lainnya yang pakai kembang kol/ayam blender/atau telur dadar biasa. Karena ini benar-benar pakai roti yang di fermentasi dengan ragi.
Pertama, campurkan 240ml air hangat dengan gula pasir dan ragi. Lalu aduk hingga merata dan tunggu sampai berbuih untuk memastikan ragi masih aktif. Ke wadah berbeda, campurkan putih telur atau telur utuh dengan yogurt. Setelah ragi berbuih, campurkan dengan telur dan yogurt.
Berikut nya campurkan semua bahan kering yaitu vital wheat gluten, oat fiber, flaxseed, erythritol, xanthan gum, garam dan italian herbs
Siapkan wadah untuk menyimpan pizza dough dengan diberikan sedikit oat fiber. Lalu campurkan bahan kering di tahap 3 ke bahan basah di tahap 2. Aduk sebentar dengan spatula karet sampai menyatu. Lalu uleni dengan mixer.
Uleni pakai mixer sampai kalis elastis dimulai dari kecepatan rendah sampai tinggi selama total 10 menit. Untuk cek kekalisan bisa lakukan windowpane test ya.
Lalu bagi 5 sdonan dan saatnya untuk proofing. Lakukan proofing di oven hangat dengan di letakkan air mendidih di bawahnya seperti biasa. Lalu diamkan selama 1 jam hingga mengembang. Ketika adonan sudah mengembang, bisa ditutup dan di bekukan untuk sewaktu-waktu dipakai untuk makan pizza.
Berikutnya masak toppingnya. Saya pakai dada ayam giling dengan sedikit totole.
Lalu siapkan juga keju mozzarella parut. Saya pakai 40 gram untuk 1 pizza ini ya.
Ke loyang diameter 24cm (saya pakai loyang pie), pipihkan adonan pizza dough dan lipat sisinya membentuk crust.
Lalu panggang di oven pada suhu 180°C selama 15 menit. Tambahkan saus marinara homemade dan ratakan.
Lalu berikan topping ayam, keju, dan sosis lalu panggang lagi 20 menit sampai keju meleleh.
Setelah meleleh dan panas, keluarkan dan potong-potong pizza. Cocok banget untuk makan siang yang tinggi protein dan pas mengenyangkan.
Untuk sisa adonan nya yang disimpan di freezer, kalau mau dimakan bisa di masukkan ke chiller sehari sebelumnya dan ketika mau di panggang bisa langsung dipakai. Awet sampai lama dan tentunya praktis.
Loading comments...